16 September, 2008

seandai ia....

: M_

seandai ia pahami bintang berjuta di atas sana
masingmasing simpan mimpiku tentangnya

seandai ia tau baitbait dalam doaku
tak pernah lupa menulis pinta akan dirinya

seandai ia mengerti tangis hujan pada malam
adalah tangis bahagiaku sebab telah mengenalnya

seandai ia sadari betapa aku menjaga tiap sayang
dan sabarku agar dapat terus mencintainya

depan laptop, 28 Agustus 2008

28 Agustus, 2008

Pete-pete


mesin biru ini lama tunggu penumpang
sejenak berhenti ia pada pesisir jalanan
yang ada hanya harap
paling tidak sepasang mata menangkap
keberadaannya

aku dan tiga orang lain padanya
tak sabar menanti si pengendara
melanjutkan langkah
dalam hati kami berkata:

rezeki tak datang jika kita berdiam disini
berjalanlah pak sopir
mungkin tempat lain sediakan rezeki
dan menunggu rodamu melangkah ke sana
bila telat tak kan kau dapat
penumpang yang di atas sini pada duduk rapat

di atas si biru, 28 Agustus 2008

(pete-pete: sejenis angkutan kota yang ada di Makassar)

21 Agustus, 2008

Persil Puisi Adik Kecil

:dik selma

salam kenal gadis kecil yang pernah buatku cemburu sesaat
mana tawa paling indahmu yang pernah terekam oleh kamera
atau bibir manismu yang ciptakan simpulan senyum
tunjukkan padaku dan biarkan perkenalan kita
tersimpan baikbaik oleh ingatan waktu

salam cinta adinda yang bermain di liang kegetiran
tetaplah potret sejarah di sekitar taman kanakkanakmu
tapi jangan kau tunjukkan padaku bila kelak
bibir manis itu tak ubahnya dilukis kelabu atau
aroma khamar yang keluar bersama tawamu

sebab kau adalah kunci
dari segala ruang yang menutup rapat dan mengurung
ibunda dalam dunia keruh menyeluruh
selamatkan bunda, adik kecil.
persil puisi ini seolah bermunajat, semoga engkau berhasil

kamar tidur, 21 Agustus 2008

Suara Hati Pengajar Dini

:semua guru PPL

berapa lama lagi masih di sini
mengurut dada serta rasa sabar
yang mesti diakumulasi
seumpama memakai toga
adalah sebuah pertaruhan
maka amarah yang tertahankan
beberapa bulan ini
tak lebih dari sebilah pedang
untuk menghujam
ritus kewisudaan

bilik kelas 3 IPA A, 21 Agustus 2008

Elegi Malam-Sebelum Terlelap

tak ada lagi celah cahaya. seluruh gelap seakan meraja. lilin bagai pelita, tiada guna. goyah karena sayupsayup bayu menyapa. mengancam ia tuk pejamkan mata. aku malam ini jadi penyair, yang bangga bernostalgia bersama hening. mengungsi diantara sorot mata lilin yang kian menyipit. merekam panorama gulita dalam untaian kata. dengan niat kan kubaca, kelak bila benderang tiba.

dan jauh di atas jajaran langit, terukir lukisan elok. bulan paling terang berhiaskan awan mendung dengan tangis yang tak habis terbendung. diamankan oleh prajuritprajurit bintang paling menantang.

sekali ini dan pertama kalinya aku bersyukur, atas sajian gelap yang disajikan sebelum aku terlelap.

kamar tidur, 20 Agustus 2008

18 Agustus, 2008

Pada Suatu Waktu Tahajjud


aku terbangun sayang
terbangun oleh cintaNya
yang rindu pada tahajjudku
Dia bangunkan aku
lewat sajak yang merindukanku
sebab Dia tahu
penyair hanya mampu terbangun
oleh puisi

waktu tahajjud-sebelum shubuh, 16 Juli 2008

16 Agustus, 2008

Ziarahi Puisi

pada lengang malam, seorang anak diamdiam mengunjungi makam.
tempat ditanamnya jenazahjenazah puisi. mungkin persis seorang
kanibal. ia bersama jemari mungilnya, mengobrak-abrik berbaitbait
gundukan tanah. seperti terbesit sebuah impian: aku hendak bertemu
puisi. menziarahi -datang dengan secerek air dan sekeranjang bunga-
tak kan buat ruh puisi merasa tercukupi. sudah seharusnya puisi
tak dilupakan begitu saja, hingga mereka mati, lalu tak dapat terbaca.
maka marilah para penyair! kita bikin janji: tuk tak lagi lupakan puisi
dan mencoba membunuhnya diamdiam pada waktu sempit yang tak
sanggup kita sisipkan.

Sabtu, 9 Agustus 2008

toycam

Kemarin pas lagi online di kaskus, sempat singgah di tritnya si ultramand. Dia jualan toycam. Eh, langsung suka sama yang diana f+cmyk. Tap...