Hasil pertama dari perburuan PTN......memilukankah?
29 Juni, 2009


Andy Hardiyanti Hastuti OL sebentar skali,cuma mau bilang: ternyata ndak diizinkan k' ma Allah SWT tuk berkelana menimba ilmu di ibukoteee.. pasti ada rencana lain-Nya...hohoho..Rabb emang slalu getooo deh... Dia maunya tutut teteup berpijak di bumi jalangkoteee bukan di ibukotee.. okeeehh..LULUS ma' SNMPTN ntuw berarti :))

(dikutip dari status terbaru di Facebook)


Yah..yah...
Pengumuman yang membuat saya merasa biasa saja...
Tidak kecewa...tidak sedih...apalagi untuk bahagia dan gembira...
*Dasar orang ndak sensitif!
hhahahahahahhaha:D

Masih ada SNMPTN,kawan.....^_____________^

Label:

posted by Andy Hardiyanti Hastuti "22t" @ 07:32
1 comments



Rindu Stadium Empat
08 Mei, 2009

sayang,
aku terserang penyakit rindu stadium empat!
hubungilah segera ponselku, bila kau sempat!
atau biar aku saja yang menghubungimu, mohon diangkat!
jangan sampai stadium penyakit ini semakin meningkat!
apa hendak kau lihat
seorang perempuan tergeletak di tempat ini sebagai mayat
korban penyakit rindu stadium empat?

Makassar, 8 Mei 2009

Label: ,

posted by Andy Hardiyanti Hastuti "22t" @ 04:19
0 comments



Lelaki dari Sinjai

:iccang d'reds

katamu, di sana batu kali menghiasi
biji kopi, menebar aroma satu sinjai
belum lagi dedaunan tembakau murni
yang mereka bilang
jadi lalapan para parakang

kau mau dibawakan apa,kawan?
jangan minta benda lain
aku tak punya apa-apa tuk membeli apa-apa
yang kau pinta
kecuali itu di atas yang tiga

pilih saja, aku yakin kau 'kan suka
sebab sungai mana di Makassar, yang menyembunyikan
batu kali seindah milik Sinjai?
di sudut mana di Makassar, hendak kau jumpai biji kopi?
dan di jalan mana di Makassar, tempat parakang bisa dipandang?

percayalah kawan,
yang tiga ini, oleholeh istimewa
dan hanya ada di Sinjai!

(Mks, 5-8 Mei 2009)

buat semua orang Sinjai, maaf nah kl0' ada kata-kata dalam sajak saya yang membuat Anda tersinggung..hhehehehe

Label: ,

posted by Andy Hardiyanti Hastuti "22t" @ 04:14
2 comments



Engkau, dia, dan Dia
03 Mei, 2009

dia mungkin 'kan berubah, tak seperti dulu
karena itu ada engkau, seandainya kelak dia berubah
dan Dia tahu betul, kau mampu tuntun dia
maka tengadahlah sepasang telapak tangan itu
manakala detikdetik memejamkan sejuta mata
mungkin pula sepasang mata, yang dia punya
temui Dia yang tak pernah henti mengalirkan cinta
mohon agar dia tak mengubah waktuwaktu pertemuannya
dengan Dia,sebab Dia-lah sumber segala cinta
dia perlu engkau dan dia butuh Dia

(Rumah-MKS,3 Mei 2009)

Label:

posted by Andy Hardiyanti Hastuti "22t" @ 19:21
0 comments



Yang Habis 'tuk Tangis

Bukankah kau slalu kokohkan ranting lain yang nyaris terjatuh?
Lalu bawanya menuju hari-hari baru, menembus setiap musim
yang mungkin sebelumnya belumlah ia kenal.
Dan malam-malam yang kau punya, tiada lain hanya 'tuk jawab tanya.
Sekadar basahi akar-akar, yang merasa gerah
di hari yang lainnya merasa cerah.
Sedang mereka yakin, waktumu punya sinar secerah surya.
Tegas, hangat, dan tanpa beban.
Apa mereka pikir kau tak punya air mata?
Atau mereka sebenarnya mengerti, air matamu telah habis.
Habis.
Habis untuk tangis.

(Rumah-MKS,3 Mei 2009)

Label:

posted by Andy Hardiyanti Hastuti "22t" @ 19:16
0 comments



baitbait untuk mama
18 Desember, 2008


kata orang, ini bulan untuk mama
nanti tanggal duapuluh dua
aku belum tau mau rayakan apa
aku tak tau hendak berikan apa
kadang aku merasa-sekadar merasa
ritual ini tidak ada adilnya
hanya sehari masa indah untukmu
sedang sepanjang hari, sepanjang waktu
sepanjang usiaku adalah perayaan darimu

kata mama, sangat senang ia dengan doa
doadoa dari anakanaknya
meski bagiku belumlah cukup itu semua
dengan apaapa yang sudah kuterima
tapi jika segaris senyum dapat tercipta
mengapa tidak, aku menghadapNya
menengadahkan tangan seraya berkata:

Ya Rabb,
yang maha pengasih,
yang maha penyayang,
yang maha pengampun,
curahkanlah kasih sayangMu untuk mama
sebagaimana kasih sayang yang tercurah
darinya untuk anakanaknya
ampunilah dosanya andaikata pernah
ia perbuat dosa

:tanyaku, cukupkah baitbait puisi ini untuknya?

Makassar, 18 Desember 2008
*puisi ini diikutkan dalam lomba menulis puisi untuk mama yang diadakan oleh TribunTimur dan Telkom...

Label: ,

posted by Andy Hardiyanti Hastuti "22t" @ 03:22
2 comments



puisi dalam hujan
15 Desember, 2008

/1/
sarapan apa kita pagi ini,sayang?
jawabmu sungguh sama denganku
meski masih dalam pembaringan
aku pada ruang ujian
menatap luaran jendela
bersama kita berkata
:hujan

Ruang ujian 03, 10 Desember 2008

/2/
hujan,
aku ditikam kerinduan!

Rumah, 12 Desember 2008

Label:

posted by Andy Hardiyanti Hastuti "22t" @ 23:29
0 comments



Andy Hardiyanti Hastuti

Jejak Pembelajaran Saya

Arsip Tutut

Tinggalkan Jejak Kata



Tautan Kata


Berhitung Langkah