25 Desember, 2007

Tentang Sahabat

Malam sepertinya ingin larut
sepeninggal kisah kita surut
krisis kasih sayang mulai merenggut
hingga tak urung jua
:kan kuhadapi maut

-Persahabatan-
Layaknya benang
yang coba kita pintal
menjadi kain
Dan slalu kubayangkan
akankah kain itu, kan tetap begitu?

:Namun, yakinlah kawan !
Persahabatan abadi
kan kau temui
kala engkau mencoba bersahabat
dengan Illahi...

-260707-
Iseng2 saya lomba puisi dengan rekan saya Nur Fitriani..tema puisix bebas.
hasilnya??bisa dilihat sendiri...sepertinya cukup kacau...hehehe^^

18 Desember, 2007

Pahlawan (2)

entah mengapa
pada kemilau chandra
malam ini
hendak kumeringis

ingin kucipta tangis
dalam palung hati
melepas keris
dalam sedih mengiris

engkau tlah pergi
dan tiada lagi kini
tinggalkan kami
temui Illahi...

Makassar, 161207
Masih untuk Pamanku..Pahlawanku..

Pahlawan (1)

sebab pada satu purnama
aku merindukan satu pelita
pernah kujumpa
dan kusapa dengan cinta

sebab pada tahun yang panjang
aku menghilang tak bersua
jauh dari siapa saja
dan kutahu, juga padanya

sebab pada satu pigura
aku menatap sosoknya
menjadi kiri bagi kananku,
dan kanan bagi kiriku

sebab pada satu derita
aku melihat dukanya
terlambat tuk kuterima
dan sungguh,maafkan aku!

sebab pada keimanan kita
aku yakin inilah cintaNya
serahkan pada Maha Kuasa
dan tenanglah ia dalam nirwana

Makassar, 16 Desember 2007
Kupersembahkan untuk pamanku,Ngadi!(seorang tentara yang menghembuskan nafas terakhirnya di kota Palembang...)
Tiga bulan yang lalu kau gugur, namun maaf..aku baru mengetahuinya..

hujan di awal idul qurban

aku selalu yakin
bahwa gempita hujan
merupakan pengiring
hadirnya idul qurban

seperti tahun kemarin
hujan mencipta banjir
bahkan hingga saat
kami kumandangkan takbir

hujan masih menulis,
lagu tentang banjir

181207

Tangisan Langit Kota Kami

langit, pabila ingin kau menangis
maka menangislah !
hingga lega yang kau rasa
lalu, berikan senyum terindahmu
pada dunia

menjelmalah menjadi mentari !
walau sesungguhnya
dari nirwana sana
telah kau tatap kota kami

wajah baru dengan proyek sana sini
revitalisasi karebosi,
anjungan pantai losari,
menara-menara menjulang tinggi,

atau bahkan,
jalan layang kami
yang tak kunjung melayang
namun menjadi awal tuk menenggelamkan

kembalilah menangis wahai langit!
kota kami memang pantas tuk ditangisi
dan kecewa pun,
sepenuhnya menjadi hak bagi kami!

181207

Pertanyaan Hujan

.Terkadang,
kita merindukan hujan
saat terik menghantam

Terkadang,
kita membenci hujan
saat tangisnya tiada padam

Maka,
"kapankah seharusnya kumenangis untukmu?"
tanya hujan pada insan

181207

Pada Malamku Bersama Hujan

Hujan ini,
datang dari manakah?
Bidadari langit,
tak berkutik, tak menjawabku

Banjir ini,
mencapai manakah nanti?
Buku-buku
menangis sendu, menatap pilu

Dan aku?
di sini terharu...

-181207-

16 Desember, 2007

Lembar Perdana

di sini,
awal kita menuliskannya
dengan kata-kata
yang sedianya masih sederhana

di sini,
hati kan mulai berkata
nafas kan mulai mendesah
dan semuanya kan mulai terukir

di sini,
di tempat ini,
kita kan belajar
menjadi penyair.....


toycam

Kemarin pas lagi online di kaskus, sempat singgah di tritnya si ultramand. Dia jualan toycam. Eh, langsung suka sama yang diana f+cmyk. Tap...